Satu Jantung Satu Kiblat

Jantung-652x373

Jantung adalah pusat kehidupan manusia, baik kehidupan yang berarti fisiologis ataupun non-fisiologis. Al-Quran memiliki perhatian terhadap pembahasan jantung yang disebut dengan lafazh qalbu. Kata qalbu yang single (beserta derivasinya) diulang dalam al-Quran di 53 ayat. Sedangkan kata qulûb diulang dalam 104 ayat. Qalbun bisa berarti organ fisik manusia; jantung dan juga bisa diartikan non-fisik sebagai alat perasa, memahami, tempat iman, cinta, kufur dan benci serta berbagai rasa yang lainnya. Kadang bisa berarti dua-duanya sekaligus. Adapun jika al-Quran menyebutnya dengan fu’âd yang pluralnya af’idah diartikan dengan makna non fisik yaitu alat memahami dan merasakan.

Kedua kata di atas lazimnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan kata “HATI” yang berarti tidak fisiologis. Namun, jika tidak dijelaskan secara rinci bisa dipahami secara salah. Karena tidak definitif dan bahkan jika diarahkan ke organ tubuh hati (lever) maka tidak tepat.

Selama ini banyak kalangan menganggap bahwa jantung hanya berfungsi sebagai mesin pompa darah. Tapi, mulai abad 21 dan ketika terjadi perkembangan pesat di bidang pencangkokan jantung dan pembedahan jantung, para peneliti mulai menyadari adanya fenomena aneh dan tidak wajar yang terjadi secara psikologis pada pasien setelah dilakukan operasi pencangkokan jantung. Hal ini menandakan bahwa jantung itu tak bisa hanya dilihat secara fisiknya saja.

“mereka mempunyai qalbu, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami”. (Sûrah Al-A’râf:179) ayat senada di surah al-Hajj: 46. Qalbu disebut sebagai alat untuk memahami.

Rasulullah SAW juga bersabda bahwa jantung merupakan organ penting. Baik secara fisik maupun non fisik. Jika ia baik maka keseluruhan anggota badan manusia akan baik, demikian juga yang berarti non fisik, jika ia baik maka secara umum ia akan menjadi manusia yang baik.

Jantung sehat secara fisik, akan mempengaruhi kesehatan dan kebugaran fisik. Jantung sehat secara non fisik (memahami, beriman, bersyukur), maka akan memacu manusia menjadi pribadi baik. Menjaga kesehatan jantung (qalbun) bisa dilakukan melalui dzikrullah (Ar-Ra‘d [13]:28), (Al-Anfâl [8]:2), (Âl-Imrân [3]:191), juga dengan tilawah al-Quran, karena Allah senantiasa memerintahkan untuk membaca al-Quran dalam kondisi apapun meskipun hanya sedikit dan sebentar (lihat Surah al-Muzammil: 20).

Jika qalbun manusia sehat, maka kondisi sosial akan sehat dan baik. Qalbun juga memancarkan gelombang elektromagnetik yang bisa saling mempengaruhi, menguatkan dan memotivasi. Jika demikian terjadi, gelombang kebaikan benar-benar bisa dibesarkan. Maka takkan ada kesenjangan sosial terlihat.

Bagaimana saat ini kita saksikan? Yang hidup di belahan bumi Eropa, orang bermain-main bola bergaji miliaran rupiah perpekannya, sementara ada ribuan/jutaan nyawa hilang karena bencana kekeringan dan kelaparan di Somalia. Di belahan bumi tertentu, daging makanan untuk hewan peliharaan lebih tinggi dan mahal dari daging yang dimakan oleh manusia di negara berkembang. Bahkan di beberapa tempat, jangankan daging, makanan pun langka didapatkan.

Di tempat-tempat tertentu orang dimanjakan dengan fasilitas properti dan gedung-gedung pencakar langit, sementara di Tepi Barat dan khususnya al-Quds rumah-rumah milik mereka sendiri digusur dengan semena-mena, di Jalur Gaza banyak sekolah tetap harus berfungsi meski gedung-gedungnya berupa reruntuhan, dan berbagai fasilitas publik lainnya karena lambannya proses recovery yang terhalang kendala suplay bahan di perbatasan atau terbatasnya dana pembangunan.

Sebagai umat Islam, selayaknya lebih memikirkan dulu saudara-saudara kita yang tertindas oleh kezhaliman dan terjebak oleh musibah kelaparan. Satu jantung dan satu kiblat. Selanjutnya memimpin peradaban memakmurkan bumi Allah dan bermanfaat untuk seluruh umat manusia.

 

Catatan Keberkahan 46

Jakarta, 17 Maret 2017

SAIFUL BAHRI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s