JADILAH DA’I

ISLAMIC (9)

JADILAH DAI…

1. Seorang dai adalah seorang pejuang. Ia tak boleh menyerah sekalipun kepada kelelahan ataupun sakit. Kekurangan materi atau ketidaknyamanan.

2. Jika dai merasa lelah, ia pun menikmatinya karena ia tahu dg siapa ia bertransaksi & apa imbalannya. Megatransaksi dengan Dzat yg serbamaha.

3. Jika dai sakit atau terbaring fisiknya tanpa daya. Itu bagaikan luka di tengah peperangan. Fisiknya boleh terkurung. Tapi spiritnya tidak.

4. Jika ia kekurangan pendukung dan pembela, ia akan malu menyerah. Karena Nuh mengajarkan kegigihan melebihi baja. Tak pernah berhitung waktu.

5. Jika sang dai merasa tua dan terlambat, ia akan malu kepada Zakaria yang memahami makna tiada kemustahilan di hadapan kuasa Dzat yg Mahaperkasa.

6. Jika sang dai merasa sulit bicara, ia akan malu jika menyerah. Musa berterus terang minta dukungan Tuhannya agar dibantu saudaranya Harun.

7. Bahkan Yusuf pun tak menunggu sampai keluar dari penjara utk berdakwah. Karena berdakwah di mulai dari mana, di mana saja & oleh siapa saja.

8. Jika sang dai kehabisan materi, ia pun akan teladani Ayyub yg teguh memohon dukungan Allah, kehilangan segalanya tidaklah berat selama Allah ada.

9. Jika sang dai merasa terlalu muda untuk berbuat, ia akan termotivasi oleh Yahya dan Dawud. Orang yg sebelumnya tak diperhitungkan & biasa2 saja.

10. Jika ia sibuk karena jabatan, kekuasaan & kekayaan. Siapa yg lebih kaya & berkuasa dari Nabi Sulaiman. Tapi ia adalah raja & pembawa risalah.

11. Jadilah seorang dai pewaris nabi, siapapun kita, apapun profesi yg digeluti, dlm kondisi apapun, berhadapan dg siapapun. Allah yg menyuruhnya.

Jakarta, 23.08.2016
Saiful Bahri
twitter @L_saba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s