Kultwit #maaf

MAAF

maaf

1. Kata #maaf lazimnya diucapkan atau disampaikan utk menutup sebuah lembaran khilaf yg terjadi & kemudian disadari utk sebuah rekonsiliasi.
2. Salah & khilaf, baik sengaja ataupun tidak, sangat memungkinkan untuk di #maaf kan. Entah besar atau kecil kesalahan tersebut.
3. Me #maaf kan kesalahan di saat posisi brada di atas atau memungkinkan utk balas dendam adalah perbuatan mulia yg angkat derajat seseorang
4. Yusuf AS contohnya, ia me #maaf kan sdr-2nya yg dulu mezhaliminya saat ia mampu membalasnya. Pun demikian pada Zulaikha yg memfitnah…
5. sekaligus jebloskannya ke dalam penjara. Tanpa proses transparansi pengadilan, tanpa pembelaan & bahkan tanpa alasan yg rasional
6. Kata #maaf dimulai saat pihak yang “merasa” bersalah secara berani meminta maaf kepada ybs dgn permasalahan. Keberanian meminta maaf.
7. Respon yg diterima pun bisa dua: dimaafkan atau tidak dimaafkan. Tapi permintaan #maaf yang tulus adalah sebuah aksi luar biasa.
8. Tp memberi maaf merupakan sikap yang heroik. Apalagi jk dilakukan sblm yg bersalah minta #maaf kpdnya. Tanda kelapangan & kebesaran jiwa.
9. Yg menarik adl saat Allah ajarkan sikap me #maaf kan kpd Rasulullah terhadap sahabat (umatnya). Terutama saat peristiwa Uhud (QS.3:159).
10. Nabi Muhammad SAW diminta: 1. Me #maaf kan, kemudian 2. Meminta ampunan kepada Allah untuk mereka, 3. Bermusyawarah dengan mereka (lagi)
11. Padahal untuk melakukan nomer (1) tidaklah mudah. Karena me #maaf kan diperlukan kebesaran jiwa dan kelapangan dada. Tutup masa lalu.
12. Kdg yg akibatkan sulitnya me #maaf kan bermacam-2. Diantaranya: sikap org yg minta maaf yg tak konsisten atau ulangi kesalahan lagi.
13. Bisa juga karena orang tersebut tak merasa perlu utk minta #maaf. Ini pasti sangat menyakiti perasaan org yang diperlakukan dengan salah
14. Bahkan bs juga org tsb tak merasa bersalah shg perlu utk minta #maaf. Bs karena perbedaan perspektif atau bs karena kurang peka/sensitif
15. Diminta atau tidak, me #maaf kan adalah sikap kepahlawanan yg terlihat lembut, namun sejatinya muncul dr org2 yg kuat mentalnya. Kenapa?
16. me #maaf kan memerlukan energi positif yg luar biasa untuk mengubur masa lalu dan perbaiki dengan sebuah lembaran rekonsiliasi baru.
17. me #maaf kan memerlukan keberanian & pengorbanan terhadap perasaan seseorang. Karena nalurinya tetap tak terima diperlakukan scr salah.
18. me #maaf kan memerlukan kedewasaan terutama saat terbuka peluang utk membalas dendam atau setidaknya membuat seseorang merasakan sama
19. me #maaf kan memerlukan kebesaran jiwa. Karena org yg sanggup memaafkan biasanya mereka yg ringan untuk akui kesalahan kmd minta #maaf
20. Utk kemudian beristighfar kpd Allah memohonkan ampun utknya & tak kapok ambil pendapatnya adl sebuah tingkatan istimewa yg luar biasa
21. Kata #maaf memang mudah dikatakan, atau sekedar diteorikan. Tetapi sulit untuk dipraktekkan dan disebarluaskan.
22. Ungkapan dan kata terima kasih & #maaf adl dua unsur penting membangun bangsa yg kehilangan martabatnya. Tanpa penghargaan & penghormatan kpd org lain
23. #maaf bila saya salah menyimpulkan
24. #maaf bila saya juga jarang meminta maaf
25. #maaf jika ternyata masih ada kesalahan sebagian orang yg sulit dimaafkan.
26. Tapi apapun yg terjadi. Tebarkan #maaf dan terimakasih utk kembali bangun bangsa ini agar terselamatkan dari keterpurukan dan kenistaan.
27. Akibat saling curiga. Saling hantam. Saling menelanjangi aib & salah. Saling sandera. Saling tuding. Saling benci. Saling hina dsb
28. Akhirilah semuanya dgn kata #maaf & terima kasih. Gusurlah sgr kezhaliman dlm diri sebelum ia merajalela kuasai & tak sanggup disingkirkan
29. Masih ada waktu untuk insaf dan meminta #maaf sebagaimana ada kebesaran jiwa untuk me #maaf kan yg salah & khilaf.
30. Akhiri keterpurukan dan krisis kepercayaan dari bangsa dengan lembaran-lembaran baru.

@L_saba

Jakarta, 11.11.2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s